Software Optima pada I-Pay

Kini Software Pendidikan Optima Solusindo Informatika dapat dibeli dengan fasilitas IndosatM2 (i-Pay). Untuk keterangan lebih lanjut silahkan membuka www.primaindisoft.com atau www.optima-online.com

Add comment 28 Agustus, 2009

Klaim Malaysia atas Tari Pendet

Setelah beberapa waktu yang lalu Malaysia meng-klaim Reog Ponorogo, Batik, Angklung sebagai produk negerinya maka akhir-akhir ini kita dibuat terpengarah dengan berita di media massa atas klaim Malaysia terhadap tari Pendet. Tari pendet dimunculkan dalam Iklan Pariwisata Malaysia dan jelas-jelas dicantumkan sebagai  etnhic traditional Malaysia.

Dalam wawancara dengan TVone tadi malam, production house dari iklan tersebut sempat ngeles dengan mengatakan bahwa mereka menceriterakan asal muasal batik hadir di Malaysia. PH tersebut membuat rangkaian ceritera, maka ada wayang, reog, keris dan tari Pendet. Alasan tersebut  sulit diterima akal orang-orang Indonesia.  Saat ditanya oleh Menteri Kebudayaan Indonesia, PH tersebut mengakui bahwa tari Pendet adalah tari asli dari Bali…nah…loh   bagaimana ini ? Mungkin mereka kesulitan mencari Budaya asli yang menarik untuk dimuat diiklan pariwisata mereka.

Lepas dari debat antara PH dengan pemerintah Indonesia yang nampaknya semakin memanas dan belum ada akhirnya, maka l ebih baik kita ambil hikmahnya saja.  Bagaimana seharusnya kita bersikap ? Menurut saya :

Pertama;  Sebagai warga biasa mulai dari saat ini mulailah mencintai budaya sendiri. Hal yang sederhana pakai produk sendiri, membeli kreasi bangsa sendiri, membeli VCD, CD lagu daerah, kesenian tarian  daerah yang ASLI tentunya. Pakai batik untuk atau bahan tekstil lokal lainnya seperti songket untuk baju keseharian, untuk seragam sekolah, seragam kerja atau sekedar baju sendiri.

Kedua; Instansti-intsanti terkait mendaftarkan hak paten atas budaya sendiri, baik kesenian, produk asli dalam negeri maupun pusaka kuliner dalam negeri.

Ketiga; Pribadi-pribadi yang menemukan produk asli mendaftarkan produk temuannya ke istanti yang berwenang secepatnya.

Keempat; Para penggiat seni berkreasi dengan memasukkan budaya-budaya lokal sehingga tetap menarik untuk dinikmati pada jaman ini.

Kelima; memasukkan kesenian tradisional sebagai ekstrakurikuler di sekolah-sekolah mulai dari sekolah dasar.

Keenam; mengadakan gelar budaya, festival Idol atau penari tradisional dan diliput media massa baik koran, majalah, radio maupun TV. Indonesian Idol saja yang notabene diambil dari American Idol mampu dilakukan, kenapa untuk tradisi sendiri tidak bisa ?

Nah, jika semua produk kreatif, kesenian, barang didaftarkan alias dipatentkan sebagai produk Indonesia dan banyak dari kita yang benar-benar memakai dan mencintai produk sendiri serta menghargainya maka tidak akan ada lagi klaim – mengklaim seperti ini. Malingsia eh…Malaysia tentu akan malu sendiri. Semoga…..

(Widodo – Cicuk- 25Agst09)

1 comment 25 Agustus, 2009

Kesejahteraan Guru Swasta dan Kemampuan Yayasan

Akhir-akhir ini Pemerintah terus berusaha memperbaiki kesejahteraan guru terutama guru negeri.  Kenaikan gaji pokok, pemberian tunjangan profesi bahkan di daerah tertentu ada kebijakan memberikan tunjangan bagi guru adalah beberapa upaya tersebut.

Bagaimana dengan sekolah-sekolah swasta ? Seperti kita ketahui bersama bahwa kebanyakan sekolah swasta mengandalkan sumber dana dari orang tua murid. Bisa dibayangkan jika jumlah murid menurun tentu pemasukkannya juga menurun. Ada juga yayasan yang mencari sumber dana dari para donatur. Namun hal ini juga kecenderungannya semakin mengecil. Nah kalau jumlah murid menurun dan para donatur juga menurun, otomatis pemasukkan juga menurun. Apakah dengan demikian pengeluaran bisa diusahakan menurun atau minimal tidak naik ? aNampaknya tidak mungkin. Tuntutan untuk memberikan fasilitas yang lebih baik kepada anak-didik tentu memerlukan biaya tambahan. Terus bagaimana Yayasan endapatkan dana ? Biasanya salah satu cara adalah menaikkan uang sekolah siswa-siswinya. Hal ini akan membebani orang tua. jika orang tua siswa mampu mungkin tidak menjadi masalah, namun tidak demikian dengan yang tidak mampu. Bagaimana dengan dana minim ini, Yayasan bisa memberikan fasilitas yang memadai kepada anak didiknya ? bagaimama bisa mensejahterakan guru  ??

Nampaknya Yayasan harus membuat terobosan baru dengan membentuk lembaga untuk menggalang dana abadi.  Bagaimana cara menggalangnya ? Lembaga, badan atau apapun namanya perlu membuat informasi tentang kebutuhan-kebutuhan atau pos-pos  yang harus dibantu. Informasi tersebut disampaikan secara terbuka kepada calon-calon donatur. Namun para calon donatur akan dengan senang hati menyumbang apabila Manajemen Yayasan transparansi, Visi misi yang lebih jelas, output siswa-siswi yang benar-benar berkualitas. Jangan sampai Yayasan berlindung pada “lembaga dengan kegiatan sosial” namun sebetulnya  “mencari keuntungan”.

Memang tidak semudah itu untuk mendapatkan dana abadi, perlu ide-ide kreatif untuk menggalinya. Dan yang lebih penting, sekolah akan dinilai dari hasil lulusan siswa-siswinya. Semoga akhirnya dengan tidak ada masalah tentang pendanaan dapat berimbas pada kesejahteraan para  guru swasta.

(AS Widodo)

Add comment 10 Agustus, 2009

Pentingnya Pembinaan Karakter

Setiap orang merasa PENTING. Demikianlah akar dari setiap karakter orang. Tak terkecuali siswa-siswi yang kita dampingi setiap hari membutuhkan perhatian kita. Diperlukan perhatian pribadi per pribadi.

Kekuatan pendidikan karakter itu nampak dalam perhatian dengan memberikan hal-hal positif kepada para siswa.

Demikianlah prakata dari Bp. Fidelis W Waruwu, Msc. Ed sebagai pembicara dalam Pembinaan Pengajar Komputer Optima Solusindo Informatika yang di selenggarakan tanggal 1 Juli 2009. Pembinaan Pengajar ini adalah dalam rangka persiapan tahun pelajaran 2009/2.

Dalam pembinaan ini juga dilanjutkan pada tanggal 2 Juli dengan mendatangkan Sr. Yessina, CB Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Perwakilan Tangerang dan Bp. Salvator L Ketua LitBang Yyasan Santo Yakobus Kelapa Gading untuk men-sharingkan pengalamannya kepada para pengajar Komputer Optima Solusindo Informatika

Diharapkan dengan kegiatan ini para pengajar OPtima memiliki kesiapan lebih dalam menghadapi tahun pelajaran 2009/2010

Add comment 6 Juli, 2009

Naskah Ujian Nasional SMP, SMA dan SMK

(saya tulis 1 tahun yll)
Seorang blogger mengumpulkan naskah ujian Nasional untuk tingkat SMP, SMK dan SMA. Berguna buat Anda yang membutuhkan referensi materi-materi yang diujikan.

Linknya ada di sini: http://banksoalunas.wordpress.com /

Daftar soal yang ada:SMA IPA
SMA-IPA – Matematika
SMA-IPA – Bahasa Indonesia
SMA-IPA – Bahasa Inggris

SMA IPS
SMA-IPS – Ekonomi
SMA-IPS – Bahasa Indonesia
SMA-IPS – Bahasa Inggris

SMA BAHASA
SMA-BAHASA – Bahasa Indonesia
SMA-BAHASA – Bahasa Jerman
SMA-BAHASA – Bahasa Inggris
SMA-BAHASA – Bahasa Perancis
SMA-BAHASA – Bahasa Arab

SMK
SMK Bahasa Indonesia
SMK Bahasa Inggris
SMK Matematika TI

SMP
SMP Bahasa Indonesia
SMP Bahasa Inggris
SMP Matematika

Add comment 20 April, 2009

Final Lomba Kreativitas Komputer 2009

Setelah melewati beberapa bulan babak penyisihan akhir Lomba Kreativitas Komputer 2009 sampai ke tahap Final.
Babak Final akan diselenggarakan pada tanggal 25 April 2009 di ITC Permata Hijau Jakarta.
Pada babak penyisihan diikuti lebih dari 200 peserta lomba se DKI Jakarta dan sekitarnya.

Add comment 20 April, 2009

Lomba Komputer

Lomba Komputer 2009

Berminat untuk mendaftar hubungi

Optima Solusindo Informatika

Telp. 021 5806203

Email : hutabarata@optima-online.com

2 comments 17 Februari, 2009

Babak Penyisihan Lomba Kreativitas Komputer 2009

Lomba Kreativitas Komputer 2009 se DKI Jakarta dan sekitarnya tingkat TK, SD, SMP dan SMA yang diselenggarakan oleh Optima Solusindo Informatika bekerjasama dengan beberapa sekolah sudah mulai menerima pendaftaran.

Pada babak penyisihan bahka sudah disepakati dengan sekolah dan akan dimulai pada pertengahan bulan Februari 2009 ini. Untuk Wilayah Barat direncanakan akan diselenggarakan di SMP Santa Maria Notredame pada tanggal 30, 31 Maret dan 1 April 2009. Sedangkan untuk wilayah Bogor sudah disepakati akan diselenggarakan pada tanggal 27 – 28 Februari 2009 di Sekolah Mardiwaluya Cibinong Bogor.

Bagi calon peserta lomba silahkan menghubungi Optima Solusindo Informatika dengan no telp 021-5806203 atau bisa pula menghubungi pengajar komputer di sekolah tersebut.

Add comment 17 Februari, 2009

Lomba Kreativitas Komputer 2009

Masih ingat tulisan di blog ini tentang Lomba Kreativitas Komputer 2008? Ngomong-ngomong ada ocoan nih,…Optima Solusindo Informatika kembali akan mengadakan Lomba Kreativitas Komputer 2009, lomba ini akan diselenggarakan dari TK, SD, SMP dan SMA. Bahkan denger-denger nih,…untuk tingkat SD akan dibagi menjadi 3 kategori. Apa sih hadiahnya dan materi yang dilombakan ? ingin tahu lebih lanjut tentang lomba ini silahkan kontak ke Panitia Optima Solusindo Informatika. (021) 5806203

Salam…..

Add comment 12 Januari, 2009

Menciptakan kesempatan

Tulisan ini saya cuplikan dari tulisan seorang motivator, hanya lupa siapa yang menulis, ‘jika ada yang tahu bolehlah diingatkan’. Tulisan ini ditampilkan lebih ingin menyebarluaskan ‘ilmu’ ini dan  bertujuan memotivasi rekan-rekan pembaca……

Menciptakan kesempatan memang kedengarannya sangatlah beresiko, namun sebenarnya ini hanyalah salah satu bentuk ketrampilan mempertahankan/survival skill yang dimiliki setiap orang. Mulailah dengan tahap-tahap berikut ini, dipastikan Anda bisa menjadi lebih berani dalam melihat kebutuhan mendesak serta lantas terpacu untuk menciptakan kesempatan bagi diri sendiri:

1. Hitunglah jumlah pengeluaran ideal Anda dalam satu bulan. Masukkan semua pengeluaran, seperti: makanan, uang transport, sewa atau cicilan rumah tinggal, uang sekolah, pakaian dll.

2. Bagi pengeluaran tersebut dengan 30 hari (per bulan). Lantas bagi lagi dengan 10 jam kerja. Anda akan mendapatkan jumlah uang yang perlu Anda hasilkan per jamnya.

Misalnya:

Kebutuhan per bulan adalah Rp5.000.000,-.
Pengeluaran per hari (rata-rata) adalah Rp5.000.000,- : 30 hari = Rp166.700,-
Penghasilan per jam (asumsi 10 jam kerja) yang diperlukan untuk mencukupi di atas adalah Rp16.700,- untuk asumsi kerja 30 hari per bulan. Jika Anda bekerja 20 atau 25 hari per bulan, gunakan angka tersebut.

Mulailah dari angka ajaib per jam ini. Camkan di dalam benak bahwa Anda tidak bisa mempertahankan gaya hidup jika tidak menghasilkan sekian tersebut. Jadikan ini patokan Anda dalam memilih jenis bisnis dan menjalankannya dengan antusiasme.

Siapa bilang menciptakan kesempatan itu sulit? Mulai saja dari angka penghasilan per jam dan jalankan dengan cetak biru / blue print ini.

Anda Jadi Sukses tidak ditanggung, lho !!!!

Add comment 13 Oktober, 2008

Previous Posts


Tulisan Terakhir

Kategori

Arsip

 

November 2009
S S R K J S M
« Agu    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Klik tertinggi

Blogroll

Feed